April 4, 2025

Lift-Indonesia – Desain yang Mendukung & Menunjang Produktivitas

Furnitur yang ergonomis dan lift yang efisien dapat meningkatkan kualitas hidup kerja

Kenapa Lift Gedung Tidak Ada Angka 13? Mitos atau Realita?

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa di banyak gedung tinggi, khususnya hotel atau perkantoran, mengapa tidak ada lantai 13 di lift? Sebaliknya, setelah lantai 12, tombol langsung melompat ke angka 14 atau terkadang digantikan dengan 12A. Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan terkait dengan berbagai kepercayaan dan faktor psikologis yang berkembang di banyak negara.


1. Angka 13 dan Mitos Kesialan

Di banyak budaya, angka 13 dianggap sebagai angka sial. Kepercayaan ini dikenal dengan istilah triskaidekaphobia, yaitu ketakutan terhadap angka 13. Beberapa alasan yang mendasari kepercayaan ini antara lain:

a. Sejarah dan Kepercayaan Barat

Dalam budaya Barat, angka 13 sering dikaitkan dengan nasib buruk. Beberapa teori yang memperkuat mitos ini adalah:

  • Perjamuan Terakhir Yesus: Dalam cerita Alkitab, terdapat 13 orang yang menghadiri perjamuan terakhir, di mana Yudas Iskariot, sang pengkhianat, adalah orang ke-13 yang duduk.

  • Hari Jumat tanggal 13: Hari ini sering dianggap sebagai hari sial dalam banyak kebudayaan Barat.

  • Mitologi Nordik: Dalam mitologi Skandinavia, Loki—dewa kekacauan—datang sebagai tamu ke-13 dalam sebuah pesta dan menyebabkan malapetaka.

b. Pengaruh Feng Shui di Budaya Asia

Meskipun angka 13 lebih banyak dianggap sial dalam budaya Barat, pengaruhnya juga merambah ke budaya Asia. Dalam tradisi Feng Shui, angka tertentu memiliki makna baik atau buruk. Walaupun angka 13 tidak secara langsung disebut dalam Feng Shui, angka ini sering kali dihindari karena pengaruh kepercayaan Barat di era modern.


2. Faktor Psikologis dan Bisnis

Selain kepercayaan mistis, ada alasan praktis mengapa banyak gedung tidak menggunakan angka 13 dalam lift:

a. Psikologi Penghuni dan Tamu

Sebagian besar orang mungkin tidak percaya pada mitos angka 13, tetapi tetap ada sebagian yang merasa tidak nyaman jika harus tinggal atau bekerja di lantai 13. Hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi penghuni atau tamu hotel yang percaya pada takhayul.

b. Strategi Komersial

Hotel, apartemen, atau gedung perkantoran sering menghindari angka 13 untuk alasan bisnis. Jika tamu atau penyewa enggan menempati lantai 13 karena mitos kesialan, maka itu bisa berpotensi menurunkan okupansi atau permintaan sewa di lantai tersebut. Oleh karena itu, pengembang sering mengganti angka 13 dengan:

  • 12A atau 12B

  • Melewatkan angka 13 dan langsung ke 14

  • Menggunakan nama khusus seperti “Sky Floor” atau “Executive Floor”


3. Apakah Tidak Ada Lantai 13 Secara Fisik?

Meskipun tombol lift tidak menunjukkan angka 13, sebenarnya lantai tersebut tetap ada secara fisik. Secara teknis, lantai ke-13 tetap ada dalam struktur bangunan, hanya saja diberi nama lain agar lebih nyaman bagi pengunjung dan penghuni gedung.

BACA ARTIKEL BERIKUTNYA DISINI: BIAYA YANG HARUS DIKETAHUI SEBELUM PASANG LIFT RUMAH

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.